
Bagi sebagian orang, memasak merupakan hobi yang menyenangkan. Namun, tidak dengan bagian mencuci piring kotor. Meskipun tampak mudah, tetapi mencuci piring juga membutuhkan teknik yang tepat.
Mencuci piring dengan benar dapat menghilangkan kotoran dan bakteri secara optimal. Meski melelahkan, Anda harus mencuci piring setiap hari untuk mencegah sisa makanan menjadi kering dan sulit dibersihkan.
Hindari kebiasan malas mencuci piring karena bisa menyebabkan pertumbuhan bakteri, jamur, atau bahkan menjadi sarang serangga akibat adanya partikel sisa makanan.
Tenang, cuci piring sebenarnya cukup praktis, kok. Anda bisa mengikuti beberapa cara mudah mencuci piring berikut ini.
1. Kumpulkan kotoran di tempat sampah
Hindari saluran air yang tersumbat akibat sisa-sisa makanan yang menumpuk di bak cuci piring. Untuk itu, Anda bisa membuang semua kotoran di tempat sampah terlebih dahulu. Anda juga bisa menggunakan wadah berongga untuk menyaring sisa makanan di bak cuci piring.
2. Bilas piring sebelum masuk ke bak cuci
Setelah itu, Anda bisa membilas setiap alat makan dengan aliran air hangat untuk melepas minyak dan lemak yang menempel di permukaan. Pasalnya, semakin tinggi suhu air, maka semakin mudah mengangkat noda yang berkerak.
Kemudian, bilas satu per satu secara perlahan hingga tidak ada kotoran yang terselip lagi, ya. Pastikan kamu menggunakan sarung tangan karet untuk menghindari permukaan piring yang licin, serta buat menjaga kesehatan tangan.
3. Rendam semua alat makan
Salah satu bagian paling menyebalkan saat mencuci piring adalah hadirnya noda lengket yang membandel di permukaan alat masak. Misalnya, permukaan piring berminyak dan kerak nasi yang membandel.
Solusi untuk mengatasi masalah ini sebenarnya cukup mudah. Anda tinggal merendam peralatan makan dengan sedikit campuran sabun pencuci piring atau bahan alami, seperti air perasan lemon.
Proses perendaman akan membuat residu yang menempel menjadi lebih mudah terlepas. Anda pun bisa lebih mudah saat mencuci peralatan masak dan makan tersebut.
4. Mulai cuci dengan spons
Banyak yang tidak menyadari bahwa urutan mencuci piring juga berperan penting untuk menjaga spons menjadi lebih awet dan tahan lama, serta menghindari alat makan lain bersentuhan dengan kotoran minyak berlebih.
Pastikan Anda mulai mencuci dari peralatan yang tidak terlalu berminyak, seperti gelas, alat makan, dan piring. Baru selanjutnya, giliran peralatan masak yang punya noda membandel, seperti panci dan wajan yang berminyak.
Dengan urutan ini, spons tidak perlu dibilas berulang kali dan proses mencuci menjadi lebih mudah dan cepat.
5. Keringkan peralatan makan
Tahap selanjutnya adalah mengeringkan perlatan makan. Pertama, Anda bisa meniriskan alat makan yang basah hingga kering. Jika tidak, Anda bisa menggunakan kain mikrofiber khusus, yang dapat menyerap cairan tanpa menggores permukaan alat.
Tahapan pengeringan ini sangat penting dilakukan agar alat makan tidak penuh dengan kuman yang bertebaran di udara. Apalagi, area dapur tergolong cukup lembab sehingga bisa mempercepat pertumbuhan kuman.
6. Rutin membersihkan spons dan area pencucian
Langkah terakhir ini tampak sepele, tetapi menjadi hal terpenting dari ritual mencuci piring. Pastikan untuk selalu rutin membersihkan spons dari bekas sisa makanan. Agar kotoran tersebut mengumpul dan mengendap hingga ke dalam spons.
Namun, bagaimana bila spons tetap kotor meskipun telah dicuci? Mungkin ini pertanda bahwa Anda harus segera mengganti spons yang baru. Lakukan pergantian spons setiap minimal sebulan sekali, ya.



